Sistem Operasi Jaringan
Sistem operasi jaringan (inggris: network operating system) adalah sebuah jenis sistem operaasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagai lacak atau printer, DSB Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an
DASAR-DASAR SISTEM JARINGAN
Jaringan..., kata ini berasal dari kata dasar jaring. Bolehlah kalian
berimajinasi sejenak tentang sebuah jaring. Mungkin, angan kalian
membayangkan sebuah jaring ikan, atau jaring net bulutangkis, atau
bahkan jaring sarang laba-laba.
Kalau
dicermati, ada hal yang menarik dari struktur pembentuk jaring-jaring
itu. Jaring-jaring itu, terbentuk dari rangkaian semacam benang-benang
yang saling terikat dan mengikat pada simpul-simpulnya. Bagaimana jika
salah satu simpul dari jaring itu putus? Kekuatannya pasti akan
berkurang. Sepertihalnya jaring-jaring tersebut, jika sekumpulan
komputer-komputer, perangkat-perangkat lain misalnya printer, yang
terhubung membentuk satu kesatuan, maka akan terbentuklah sebuah
jaringan, yang disebut jaringan komputer. Nah, melalui materi ini kalian
akan mengetahui pengertian, manfaat, perangkat, dan tipe-tipe jaringan
komputer.
Pengertian Jaringan
Jaringan komputer dapat
diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang
berdiri sendiri (Stand alone). Komputer-komputer dalam sebuah jaringan
saling berkomunikasi, bertukar informasi, dan dapat menggunakan
resources yang dapat digunakan bersama melalui sebuah media. Resources
ini dapat berupa hardware seperti printer, harddisk, faksimili, dan
lain-lain.
Manfaat Jaringan
Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri, diantaranya:
1. Biaya atau sumber daya lebih efisien Misalnya, dengan satu printer dapat digunakan untuk banyak pengguna.
2.
Menjaga informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan
data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna
mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke
data sewaktu sedang diproses.
3. Mempercepat proses berbagi data
(data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat
dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
4. Kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien
Devi Trismiati, 21:00 /09-08-2013
